Sabtu malam nanti, Stadion Kapten I Wayan Dipta bakal jadi saksi pertarungan sengit. Bali United akan menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bagi kedua tim, ini lebih dari sekadar tiga poin. Ini soal harga diri dan ambisi yang sedang terancam.
Bali United, misalnya. Mereka datang dengan beban yang berat. Enam kekalahan beruntun sudah cukup membuat frustrasi. Belum lagi catatan pertahanan yang memprihatinkan: gawang mereka sudah kebobolan 13 kali berturut-turut. Mike Hauptmeijer pasti ingin segera mengunci gawangnya rapat-rapat malam ini.
Di sisi lain, Persijap Jepara punya misi yang tak kalah genting. Kemenangan pekan lalu atas Persib Bandung memang memberi angin segar. Tapi, posisi mereka masih terperosok di zona degradasi. Mereka butuh kemenangan lagi untuk benar-benar keluar dari jerat itu.
Namun begitu, jalan menuju kemenangan tak akan mulus bagi sang tuan rumah. Situasinya cukup pelik. Mereka harus merelakan Joao Ferrari, yang diusir wasit saat melawan PSIM pekan lalu. Itu kerugian besar di lini tengah.
Artikel Terkait
Parma dan Cagliari Bermain Imbang 1-1 di Giornata ke-27 Serie A
Proyek Krematorium Kalideres Dihentikan Sementara Usai Protes Warga
Iran Laporkan Kemajuan Baik dalam Pembicaraan Nuklir dengan AS di Jenewa
Kejagung Ajukan Banding atas Vonis Korupsi Minyak Rugikan Negara Rp9,4 Triliun