Di tengah geliat ekonomi yang semakin mengandalkan kreativitas, Kementerian Hukum punya rencana. Mereka ingin anak-anak Indonesia tak lagi sekadar jadi pencari kerja, tapi pencipta lapangan kerja. Caranya? Dengan mengenalkan literasi Kekayaan Intelektual (KI) sedini mungkin.
Hermansyah Siregar, Dirjen KI Kemenkum, menegaskan hal ini dalam sebuah audiensi dengan Kemendikdasmen pekan lalu. Menurutnya, pendidikan KI adalah investasi strategis. "Kami ingin memperkenalkan ini ke siswa SD, SMP, SMA, dan SMK," ujarnya.
"Supaya mereka lebih cepat paham. Kelak, mereka bisa lebih produktif berkarya," tambah Hermansyah.
Harapannya jelas: membentuk generasi yang inovatif dan kompetitif. Bukan cuma itu. Dia juga berharap anak muda berani berwirausaha dan menghidupi diri serta masyarakat lewat pemberdayaan KI. Itulah sebabnya, kolaborasi dengan Kemendikdasmen dinilai krusial.
Kolaborasi ini diharapkan bisa mempercepat integrasi materi KI ke sistem pendidikan nasional. Baik lewat kurikulum maupun pelatihan guru. Langkah ini bukan tanpa alasan. Hermansyah memberi catatan penting.
"Negara maju itu punya kesadaran tinggi akan KI. Mereka bahkan sudah mengajarkannya sejak dini," tuturnya.
Artikel Terkait
Menteri Kominfo Ingatkan Masyarakat Waspada Lonjakan Penipuan Digital Jelang Lebaran
Prabowo dan Trump Sepakati Perjanjian Dagang, Tarif Impor AS ke Indonesia Turun Signifikan
KPK Geledah Rumah Mantan Pj Sekda Pati Terkait Kasus Jual-Beli Jabatan
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 5 Warga Palestina di Tengah Gencatan Senjata