Di Gedung E Kemenbud, Senayan, Jakarta hari ini, suasana terasa hangat. Menteri Kebudayaan Fadli Zon bertemu muka dengan Duta Besar Uruguay, Cristina Gonzalez. Pertemuan ini bukan sekadar formalitas belaka, melainkan langkah awal untuk membuka babak baru kerja sama budaya antara kedua negara.
Fadli Zon langsung menyoroti banyaknya peluang kolaborasi yang menunggu untuk digarap. Menurutnya, kerja sama bilateral di bidang ini harus segera diwujudkan, dan nota kesepahaman (MoU) bisa menjadi payung hukum yang tepat. Ia membayangkan program-program nyata mulai dari residensi seniman, geliat ekonomi kreatif, hingga mempromosikan warisan budaya ke kancah global.
Demikian penegasan Fadli dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/2/2026).
Di sisi lain, tahun 2026 sendiri punya makna khusus. Indonesia dan Uruguay akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik. Momentum bersejarah ini, bagi Fadli, harus diisi dengan aksi. Ia mengusulkan sederet program bilateral seperti pameran seni, penguatan museum, dan tentu saja, pertukaran seniman antar kedua negara.
“Residensi internasional itu program yang bagus sekali,” ujarnya lagi, bersemangat.
Artikel Terkait
KPK Geledah Rumah Mantan Pj Sekda Pati Terkait Kasus Pemerasan Bupati
Anies Kritik Dinasti Politik dan Desak Evaluasi Aturan Pilkada
NasDem Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Bahas Target Pemilu 2029
Ratusan TKA Ilegal di KEK Galang Batang Soroti Lemahnya Integrasi Data