"Kami beri kemudahan pajak buat mal-mal dan hotel, supaya mereka berani kasih diskon signifikan," jelas Pramono.
"Bahkan, saya yakin di puncak acara nanti, diskonnya bisa sampai 70 persen," imbuhnya.
Jakarta Festive Wonder sendiri akan berlangsung hingga 31 Maret 2026. Yang menarik, tema yang diusung adalah 'Mudik ke Jakarta'. Ini seperti ajakan terbuka. Alih-alih khawatir dengan arus mudik, pemerintah malah mengundang orang dari berbagai daerah untuk merasakan Ramadan dan berbelanja di kota ini.
"Justru kami mengajak orang datang ke Jakarta. Nikmati suasana, belanja, dan rayakan Idulfitri di sini," tegas Gubernur.
Harapannya jelas: perputaran ekonomi bisa terdongkrak signifikan.
Tak cuma diskon belanja, ada juga hiburan lain seperti Jakarta Light Festival. Buat urusan transportasi, akan ada layanan gratis saat hari raya guna memudahkan mobilitas warga. Semua dirancang agar Jakarta jadi destinasi utama untuk wisata dan belanja selama bulan suci.
Artikel Terkait
KPK Geledah Rumah Mantan Pj Sekda Pati Terkait Kasus Pemerasan Bupati
Anies Kritik Dinasti Politik dan Desak Evaluasi Aturan Pilkada
NasDem Kalbar Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Bahas Target Pemilu 2029
Ratusan TKA Ilegal di KEK Galang Batang Soroti Lemahnya Integrasi Data