Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Usai Kunjungan Diplomasi ke Empat Negara

- Jumat, 27 Februari 2026 | 18:15 WIB
Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Usai Kunjungan Diplomasi ke Empat Negara

Di Amerika, agenda utamanya adalah menghadiri Board of Peace di Washington D.C. Di sana, Prabowo bertemu Presiden AS Donald Trump. Pertemuan itu menjadi momen bagi Indonesia untuk kembali menegaskan dukungannya pada upaya perdamaian di Palestina.

Tak hanya itu, ada pula capaian di bidang ekonomi. Kedua negara menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART). Kabar baiknya, kesepakatan ini membuka pintu lebar untuk 1.819 produk Indonesia termasuk sawit dan kopi masuk ke pasar AS dengan tarif nol persen.

Dari AS, perjalanan berlanjut ke Inggris. Di London, presiden menyaksikan penandatanganan kerja sama yang cukup strategis antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia dan perusahaan teknologi Arm Limited. Tujuannya jelas: mendorong penguasaan teknologi strategis di dalam negeri.

Namun begitu, fokus kemanusiaan tak terlupakan. Kunjungan ke Amman, Yordania, membuktikan hal itu. Dalam pertemuan dengan Raja Abdullah II, pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi untuk menangani krisis kemanusiaan yang parah di Gaza dan Tepi Barat.

Sebelum akhirnya pulang, Presiden menyempatkan diri mampir ke Abu Dhabi. Pertemuan dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan membahas penguatan kemitraan strategis, yang mencakup sektor-sektor vital seperti energi, investasi, dan ekonomi.

Jadi, rapat terbatas di Kertanegara itu bukan sekadar formalitas. Agendanya jelas: menindaklanjuti hasil-hasil diplomasi yang dibawa pulang dari empat negara tersebut.

Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar