Dia lalu menyentuh soal program MBG. Menurutnya, program itu justru menjadi fondasi awal untuk membenahi pendidikan ke depan. “Termasuk MBG, itu bagian dari upaya perbaikan itu,” lanjutnya.
Namun begitu, Teddy merasa perlu meluruskan beberapa narasi yang beredar. Dia menepis keras anggapan bahwa program makan bergizi gratis akan menggerus program pendidikan lain.
“Saya ingin meluruskan pemahaman yang keliru ini,” tegasnya.
“Belakangan ada sedikit pihak yang menyatakan program MBG mengurangi anggaran pendidikan. Lalu dikaitkan dengan sekolah terbengkalai atau nasib guru yang diabaikan. Itu narasi yang tidak tepat,” kata Teddy.
Dia menegaskan, program MBG tidak akan mengurangi program pendidikan yang sudah ada. Pemerintah, menurutnya, tetap memprioritaskan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Umum Saat Idul Fitri
Gubernur DKI Targetkan Transaksi Ramadan-Lebaran 2026 Tembus Rp 15 Triliun Lewat Jakarta Festive Wonder
Pelajar SMP Tewas Usai Perang Sarung di Grobogan, Enam Remaja Diamankan
Aktivis Laporkan Praktik Tak Manusiawi di Ribuan Panti Disabilitas Mental ke Kemensos