Erwin Iskandar, seorang bandar sabu yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya berhasil diamankan oleh kepolisian. Penangkapan ini punya kaitan erat dengan kasus mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Dugaan kuat, Erwin inilah yang selama ini jadi pemasok sekaligus penyetor uang untuk sang mantan perwira polisi itu.
Operasi penangkapan berlangsung di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Setelah diciduk, tersangka langsung dibawa ke Jakarta. Jumat (27/2) lalu, pesawat yang membawanya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.
Dari bandara, Erwin Iskandar tak diberi jeda. Ia langsung digiring menuju Markas Besar Badan Reserse Kriminal Polri. Di Bareskrim, pemeriksaan intensif segera dilakukan untuk mengungkap lebih dalam jaringan dan perannya.
Menurut sejumlah saksi, peran Erwin dalam sindikat ini terbilang vital. Ia bukan hanya pengedar, tapi juga mengontrol aliran dana. Penangkapan ini diharapkan bisa membongkar lebih luas lagi lingkaran bisnis haram yang melibatkan oknum aparat.
Artikel Terkait
Wamendagri Kawal Progres Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan
Kondisi Jalan Waduk Pluit Selatan Rusak Parah, Picu Kecelakaan dan Bunyi Gesekan Mengganggu
Tarif AS untuk Produk Indonesia Turun Jadi 15%, Fasilitas Nol Persen Tetap Berlaku
Sekretaris Kabinet Tegaskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Kurangi Porsi Pendidikan