Wamenperin: Perjanjian Dagang RI-AS Buka Peluang Hilirisasi Pasir Silika untuk Chip

- Jumat, 27 Februari 2026 | 12:00 WIB
Wamenperin: Perjanjian Dagang RI-AS Buka Peluang Hilirisasi Pasir Silika untuk Chip

“Kelompok industri tekstil, furnitur kayu, karet, serta berbagai produk IKM justru sangat diuntungkan,” jelasnya.

“Ini peluang besar untuk ekspansi ekspor dan penciptaan lapangan kerja.”

Lebih jauh, Faisol melihat langkah ini sebagai cerminan dari politik dagang yang cerdas dan berimbang ala Presiden Prabowo Subianto. Strateginya sederhana tapi tajam: membuka keran ekspor selebar-lebarnya sambil tetap menjaga benteng industri dalam negeri.

“Ini bukan sekadar perjanjian dagang biasa,” tegas Wamenperin.

“Ini bagian dari strategi besar menjadikan Indonesia pemain penting dalam rantai pasok global, termasuk industri teknologi tinggi seperti semikonduktor. Kita harus melihatnya sebagai peluang, bukan ancaman.”

Jadi, narasinya jelas. Pemerintah berharap kerja sama ini menjadi batu pijakan. Bukan hanya untuk transaksi jual-beli, tapi untuk mengerek posisi Indonesia di panggung perdagangan global yang semakin kompetitif.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar