"Kami sudah menyiapkan beberapa hipotesis," imbuh Herry Heryawan. "Mungkin gajah ini terjerat, lalu lukanya infeksi parah hingga akhirnya mati di tempat ini."
Ia menegaskan pihaknya masih mendalami segala kemungkinan, termasuk asal-usul tali jerat tersebut. Semuanya masih dalam tahap penyelidikan intensif.
"Kami tentu sangat prihatin dengan kejadian ini," tuturnya.
Kapolda itu sendiri dikenal memberikan perhatian serius terhadap nasib gajah Sumatera dan satwa liar lain di Riau. Kini, semua pihak hanya bisa menunggu. Menunggu laporan resmi dari dokter hewan yang akan membedah bangkai gajah malang tersebut, untuk mengungkap cerita sebenarnya di balik kematiannya.
Artikel Terkait
The Story So Far dan New Found Glory Batal Tampil di Hammersonic 2026
Pengadilan Militer Dengar Eksepsi Tiga Prajurit TNI AD Terdakwa Penculikan dan Pembunuhan
Pelatih Malut United Soroti Ketidakpatuhan Pemain Usai Takluk di Kandang Sendiri
Iran Tegaskan Tak Tunduk pada Ancaman AS, Harga Minyak Melonjak