Di sisi lain, upaya pencegahan juga tak dilupakan. Mereka melakukan penguatan sementara pada struktur tanah di sekitar lokasi. Langkah ini penting untuk mengantisipasi longsor susulan yang bisa terjadi kapan saja, mengingat kondisi tanah yang masih labil.
Kehadiran para seragam hijau dan putih itu disambut hangat oleh warga. Rasanya, gotong royong seperti ini bukan sekadar mempercepat pembersihan. Lebih dari itu, ia memberi suntikan semangat bagi warga yang sedang berduka. Beban terasa lebih ringan ketika ditanggung bersama.
Melalui momen seperti ini, harapannya beban korban bisa berkurang. Selain itu, kewaspadaan terhadap ancana alam di daerah perbukitan seperti Nusa Penida pun diharapkan semakin meningkat. Sebab, bencana bisa datang kapan saja, terutama saat musim penghujan tiba.
Penulis: Ridho Dwi Putranto
Editor: Redaktur
Artikel Terkait
The Story So Far dan New Found Glory Batal Tampil di Hammersonic 2026
Pengadilan Militer Dengar Eksepsi Tiga Prajurit TNI AD Terdakwa Penculikan dan Pembunuhan
Pelatih Malut United Soroti Ketidakpatuhan Pemain Usai Takluk di Kandang Sendiri
Iran Tegaskan Tak Tunduk pada Ancaman AS, Harga Minyak Melonjak