Nah, kalau kita lihat datanya per 23 Februari, pemulihan infrastruktur fisik memang sedang digenjot. Tapi yang menarik, perbaikan juga menyentuh hal-hal yang sering kita anggap remeh seperti listrik, BTS, dan koneksi internet. Tanpa itu semua, pemulihan terasa tak lengkap.
Di Aceh, kabar baik datang dari jalan nasional. Semua 38 ruas yang terdampak kini sudah berfungsi lagi. Begitu pula dengan 17 jembatan nasionalnya. Untuk jalan daerah, progresnya mencapai 92 persen, atau 1.521 ruas dari total 1.637 yang rusak. Namun, tantangan masih ada di jembatan daerah: baru 351 dari 650 jembatan yang bisa dilintasi lagi.
Kondisi di Sumut terlihat lebih cepat. Semua jalan dan jembatan nasional yang terdampak dilaporkan sudah beroperasi. Untuk jaringan daerah, angkanya juga impresif: 98 persen jalan dan 93 persen jembatan sudah bisa dipakai.
Sementara itu, progres di Sumbar juga menunjukkan tren positif. Semua jalan dan jembatan nasionalnya telah pulih. Untuk tingkat daerah, 91 persen jalan sudah beres. Tapi lagi-lagi, jembatan daerah jadi pekerjaan rumah: baru sekitar 55 persen yang benar-benar fungsional.
Di luar infrastruktur darat, ada cerita lain yang patut disyukuri. Pasokan listrik di Sumbar, misalnya, disebut telah pulih total. Di Aceh dan Sumut, hanya tersisa sedikit pelanggan yang masih menunggu. Yang tak kalah penting, seluruh BTS yang sempat mati di tiga provinsi itu kini sudah menyala kembali. Setidaknya, komunikasi sudah tak terputus lagi.
Artikel Terkait
Polri, TNI, dan Masyarakat Aktifkan Pos Siskamling Jaksel untuk Amankan Ramadhan dan Antisipasi Mudik
Polres Depok Gandeng Ormas Jaga Kamtibmas Menjelang Idul Fitri 2026
Anggota Komisi III Kritik Tuntutan Mati untuk ABK dalam Kasus Sabu 2 Ton
Warga Permata Hijau Laporkan Proyek Padel ke Polisi Gangguan Malam Hari