Pertemuan itu tidak berlangsung sendirian. Dari sisi Yordania, Putra Mahkota Hussein bin Abdullah hadir mendampingi sang ayah. Sementara Prabowo datang dengan beberapa menteri kuncinya, seperti Menlu Sugiono dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Agenda utamanya jelas: memperkuat kerja sama strategis antara Jakarta dan Amman, membahas hal-hal yang penting bagi kedua negara.
Ini bukan pertama kalinya kedua pemimpin bertemu. Sebagai presiden, ini adalah lawatan kedua Prabowo ke Amman. Sebelumnya, Raja Abdullah II sendiri sudah lebih dulu berkunjung ke Jakarta pada November tahun lalu. Hubungan mereka memang tampak terus dijaga, bahkan makin erat.
Yang menarik justru terjadi di akhir acara. Keakraban mereka benar-benar terlihat nyata. Raja Abdullah II menunjukkan gestur yang tidak biasa ia sendiri yang menyetir mobil kepresidenan untuk mengantar Prabowo menuju Pangkalan Udara Marka.
Bukan cuma sampai di situ. Raja Yordania itu terus mendampingi, melepas kepergian sahabat lamanya hingga ke ujung tangga pesawat. Baru setelah itu, Prabowo melanjutkan perjalanan diplomatiknya menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Sebuah pelepasan yang sederhana, namun sarat makna.
Artikel Terkait
Higgs Games Indonesia Gelar Turnamen Domino Rp200 Juta di Surabaya 2026
Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas dengan Luka Leher di Sungai Mrican Jombang
Pemilu Peru 2026: Keamanan Jadi Isu Utama di Tengah Fragmentasi Politik
Bupati Tulungagung Ditahan KPK Diduga Peras Kepala Dinas untuk Beli Sepatu Mewah