Rabu sore yang lalu, di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Jakarta, sebuah mobil hitam melaju ugal-ugalan di kawasan Gunung Sahari. Pengemudinya, seorang pria berinisial HAF, tak hanya ngebut tapi juga nekat melawan arus. Aksi nekatnya berakhir dengan tabrakan ke sejumlah kendaraan sebelum akhirnya bisa dihentikan.
Polisi pun bergerak cepat. Salah satu langkah pertama adalah melakukan tes urine terhadap sang pengemudi. Hasilnya? Negatif narkoba.
Namun begitu, ceritanya tak berhenti di situ. Saat mobilnya diperiksa, petugas justru menemukan keanehan lain.
“Dari hasil tes urine hasilnya negatif,” jelas Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, ketika dikonfirmasi Kamis (26/2).
“Tapi di dalam mobilnya ditemukan 4 pasang TNKB dengan angka yang berbeda-beda.”
Rinciannya, ada 2 pelat bernomor B, satu pelat G, dan satu lagi pelat B. Soal kepemilikan pelat-pelat nomor ‘siluman’ itu, polisi masih mendalami. “Untuk pelatnya yang asli ini masih kami lakukan pendalaman,” imbuh Komarudin. “Yang jelas, penggunaannya tidak sesuai peruntukannya.”
Artikel Terkait
Ibu Klaim Anaknya Tak Bersalah dalam Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram di Hadapan Komisi III DPR
Korlantas Tinjau Kesiapan Pelabuhan Bakauheni untuk Operasi Ketupat 2026
BKPM Pacu Investasi dengan Percepatan Perizinan, Target Rp13.000 Triliun dalam 5 Tahun
Inspirasi Rundown Buka Bersama untuk Kantor dan Sekolah di Bulan Ramadan