Seorang pengemudi mobil nekat melawan arus di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Aksi ugal-ugalannya itu berakhir dengan tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan lain. Polisi pun langsung bergerak cepat untuk mengamankan si sopir.
Namun begitu, ternyata ada cerita lain di balik aksi nekat itu. Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mobil tersebut awalnya menarik perhatian petugas karena cara berkendaranya yang tidak wajar di tengah kepadatan lalu lintas sore hari.
"Jadi berawal dari pelaksanaan giat sore hari anggota kami di lapangan," jelas Komarudin, Kamis (26/2/2026).
"Mereka mendapati ada kendaraan yang datang dari arah Senen menuju Gunung Sahari. Terlihat seperti kendaraan tidak lazim, ugal-ugalan."
Rupanya, sang pengemudi panik. Dia kabur saat hendak dihentikan polisi. Alasan pengehentiannya? Bukan cuma soal cara nyetirnya yang sembrono.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Prihatin, 6 Kepala Daerah Ditangkap KPK Sejak Awal 2026
Survei Poltracking: 74,1% Publik Puas dengan Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Mendagri Imbau Daerah di Sumut Salurkan Dana Hibah ke Aceh yang Terdampak Bencana
AS Blokade Selat Hormuz Usai Perundingan dengan Iran Gagal