Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian punya imbauan khusus untuk sejumlah pemda di Sumatera Utara. Intinya sederhana: bantu tetangga yang sedang kesusahan. Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR di Senayan, Senin lalu, Tito mengungkapkan bahwa beberapa daerah di Sumut yang minim terdampak bencana justru mendapat alokasi dana transfer yang cukup besar. Nah, dana itu diharapkan bisa dibagi untuk wilayah Aceh yang porak-poranda.
“Saya kemudian Zoom meeting, mengimbau kepada delapan daerah yang ada di Sumatera Utara yang terdampak sedikit dan ada yang tidak terdampak, hanya dua, yang lainnya nggak terdampak sama sekali tapi dapat uang tambahan. Nah, ini yang saya dorong, tolonglah kemanusiaan,” ujar Tito.
Menurutnya, langkah ini murni soal solidaritas. “Di daerah-daerah yang berat itu di Aceh, yang nggak ada tambahan, itu dibantu dari Sumatera Utara yang dapat besar tapi nggak terdampak, atau terdampaknya dikit,” sambungnya.
Dia lalu merinci contohnya. Kota Medan, misalnya, terima sekitar Rp565 miliar. Kabupaten Deli Serdang dapat Rp493 miliar. Padahal, kerusakan di sana tidak separah di Aceh. Tito menyebut mekanisme hibah antardaerah bisa jadi jalur penyalurannya.
“Simalungun nggak terdampak, dapat Rp 412 (miliar), Rp 30 miliar untuk Aceh Utara yang berat, berat Aceh Utara. Asahan nggak begitu terdampak, ada dampak banjir sebentar, Rp 261 miliar, Rp 30 (miliar) (buat Aceh),” jelasnya lagi.
Artikel Terkait
Warga China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cibobos Pandeglang
Imigrasi Amankan 346 WNA, Warga China Terbanyak dalam Operasi Wirawaspada 2026
Wisatawan China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cikesal, Lebak
DPR Kritik Kinerja Kantor Staf Presiden di Era Prabowo