Malam Pergantian Tahun, Mamdani Resmi Pimpin New York dari Stasiun Bawah Tanah

- Kamis, 01 Januari 2026 | 08:00 WIB
Malam Pergantian Tahun, Mamdani Resmi Pimpin New York dari Stasiun Bawah Tanah

Nanti malam, tepat di detik-detik pergantian tahun, New York akan punya pemimpin baru. Zohran Mamdani, pemenang pemilu, bakal dilantik jadi wali kota tepat pada tengah malam. Tanggal 1 Januari 2026, ia resmi memulai tugasnya.

Memang sudah tradisi begitu. Hukum setempat kan bilang, masa jabatan wali kota empat tahun itu dimulai setiap 1 Januari pasca pemilihan. Nah, biar nggak ada keraguan soal waktu, biasanya diadakan upacara sumpah kecil-kecilan pas jam dua belas malam. Begitu laporan Reuters.

Uniknya, Mamdani memilih tempat yang jauh dari keramaian. Bukan di balai kota yang megah, melainkan di stasiun kereta bawah tanah Old City Hall. Stasiun itu sendiri sudah lama nggak beroperasi dan cuma bisa dimasukin lewat tur khusus.

Kenapa di sana? Tim transisinya punya penjelasan.

"Ini mencerminkan komitmennya kepada para pekerja yang menjaga kota kita tetap berjalan setiap hari," begitu kira-kira alasannya.

Sumpah dengan Al-Quran

Sebagai seorang muslim, Mamdani tentu akan mengucapkan janjinya dengan menggunakan Al-Quran. Tapi nggak cuma satu. New York Post menyebutkan, juru bicaranya bilang ada tiga kitab suci yang disiapkan.

Untuk acara tengah malam di stasiun bawah tanah itu, dia rencananya pakai Al-Quran peninggalan kakeknya sendiri. Satu lagi, Al-Quran milik sejarawan ternama Arturo Schomburg, yang dipinjamkan oleh Perpustakaan Umum New York.

Nanti, saat upacara pelantikan utama di siang hari di depan Balai Kota, dia akan pakai lagi kitab kakeknya ditambah setidaknya satu Al-Quran lain dari keluarga.

Prosesi tengah malam nanti akan dipimpin oleh Jaksa Agung Negara Bagian, Letitia James. Sementara untuk acara utamanya, Senator Vermont Bernie Sanders yang bakal membacakan sumpah jabatan untuk sosok sosialis demokrat ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar