Jakarta - Namanya Agista Saputri. Bocah pemulung dari Ciledug, Tangerang ini tiba-tiba jadi perbincangan hangat di media sosial. Yang bikin orang terharu, meski hidup serba kekurangan, dia sama sekali nggak mau mengemis. Dia punya cara lain untuk bertahan.
Setiap hari, Agista membantu orang tuanya mengumpulkan barang bekas. Tapi di sela-sela itu, dia juga rajin menggambar. Hasil karyanya itu lantas dia tawarkan ke warga sekitar di jalanan Ciledug. Sebuah upaya mandiri yang justru menyentuh banyak hati.
Ceritanya sampai ke telinga polisi. Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, langsung tergerak. Dia mengutus Kapolsek Ciledug, Kompol Susida Aswida, untuk menjumpai Agista dan keluarganya.
Rumah petak di Kampung Parung Serab, Kelurahan Sudimara Selatan, itulah tempat Agista tinggal. Di sanalah bantuan diserahkan. Isinya beragam, mulai dari beras, sembako, sampai keperluan menggambar seperti crayon dan buku. Ada juga tali asih untuk meringankan beban keluarga.
Artikel Terkait
Polda Sumsel Renovasi 40 Rumah Warga Kurang Mampu Sambut Hari Bhayangkara
Analis Prediksi Harga Emas Bisa Tembus Rp3,1 Juta per Gram Jika Sentimen Perang Menguat
Razia Dadakan di Rutan Depok Sita Ponsel hingga Senjata Rakitan dari Sendok
Penjualan Mobil Nasional Anjlok 13,8% pada Maret 2026, Libur Panjang Jadi Penyebab