BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Kualitas Software ISO/IEC 25000

- Minggu, 12 April 2026 | 15:40 WIB
BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Kualitas Software ISO/IEC 25000

BRI kembali mencatatkan prestasi baru di ranah digital. Kali ini, Bank Rakyat Indonesia berhasil menjadi bank pertama di tanah air yang menyandang sertifikasi ISO/IEC 25000. Bagi yang belum familiar, sertifikasi ini merupakan standar global yang fokus pada pengelolaan dan penilaian kualitas perangkat lunak.

Secara sederhana, ISO/IEC 25000 adalah bagian dari kerangka SQuaRE (Software Quality Requirements and Evaluation). Standar inilah yang membantu sebuah organisasi untuk mendefinisikan, mengukur, dan mengevaluasi kualitas software secara lebih sistematis dan terstruktur. Proses mendapatkannya pun tidak instan.

Menurut keterangan yang beredar, BRI melalui beberapa tahapan panjang. Mulai dari analisis mendalam terhadap kondisi sistem yang ada, lalu menyusun kerangka evaluasi, hingga akhirnya menjalani asesmen ketat untuk implementasi standar tersebut. Seluruh proses ini tak lepas dari pendampingan Robere & Associates sebagai konsultan.

Direktur Teknologi Informasi BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah langkah strategis. Fondasi teknologi informasi, kata dia, harus kokoh untuk menopang operasional perusahaan yang kian kompleks.

“Ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital bagi masyarakat. Sistem yang stabil, aman, dan andal tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga memengaruhi pengalaman nasabah saat menggunakan layanan digital,” ujar Saladin Dharma, Minggu (12/4/2026).

Pernyataannya cukup relevan. Di tengah lonjakan kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan digital, keandalan sistem adalah segalanya. Tanpa itu, kepercayaan nasabah bisa dengan mudah luntur.

Saladin menambahkan poin penting lain. Dengan standar ini, penilaian kualitas sistem digital bisa dilakukan secara lebih objektif dan terukur. Pendekatannya memastikan setiap aplikasi yang diluncurkan memenuhi aspek-aspek kritis: mulai dari keandalan dan efisiensi kinerja, hingga keamanan data serta kemudahan pemeliharaan ke depannya.

Tak hanya itu, implementasi ini juga sekaligus memenuhi ketentuan ISO/IEC 25001:2014. Sertifikasinya sendiri secara spesifik mencakup SQuaRE for the Provision of Planning and Management of BRImo Application. Fokusnya jelas: perencanaan dan pengelolaan kualitas software untuk aplikasi andalan mereka, BRImo.

“Kami berkomitmen untuk terus menyediakan layanan keuangan yang inklusif dan didukung ekosistem digital yang andal bagi semua lapisan masyarakat,” tegasnya.

“Kami akan terus memperkuat kualitas perangkat lunak agar aplikasi dapat berjalan stabil, aman, dan mampu mengikuti kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Dengan fondasi teknologi yang kuat BRI berkomitmen untuk terus memberikan layanan yang lebih baik bagi seluruh nasabah.”

Pencapaian ini, pada akhirnya, bukan sekadar plakat untuk dipajang. Ini adalah upaya nyata untuk membangun kepercayaan di era dimana setiap ketidakstabilan aplikasi bisa berujung pada keluhan nasabah. BRI sepertinya sedang menyiapkan pijakan yang lebih solid untuk lompatan digital berikutnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar