Ledakan keras mengguncang Kyiv dini hari Sabtu (27/12). Langit malam yang gelap tiba-tiba berubah jingga oleh kilatan cahaya, diikuti dentuman yang beruntun. Ini adalah awal dari serangan besar-besaran Rusia menggunakan drone dan rudal yang menyasar ibu kota Ukraina dan wilayah sekitarnya.
Menurut saksi mata di tempat kejadian, peringatan udara berkepanjangan membangunkan warga. Suasana mencekam langsung menyergap.
Korban jiwa pun berjatuhan. Seorang perempuan berusia 47 tahun dilaporkan tewas dalam serangan itu.
"Sudah ada 19 orang yang terdampak di ibu kota. Sebelas orang telah dirawat di rumah sakit," ungkap Wali Kota Kyiv, Vitaliy Klitschko.
Artikel Terkait
Korlantas Polri Genjot Penegakan Hukum Digital untuk Atasi Over Dimension dan Overload
Jerman Minta Tiongkok Gunakan Pengaruh di Iran untuk Perundingan dengan AS
Wisatawan Belgia Dideportasi dari Bali Usai Lompat Tebing dengan Motor dan Kabur dari Ganti Rugi
Wakil Ketua MPR: Pasar Minyak Dunia Jadi Sellers Market, Indonesia Perkuat Diplomasi Energi