Polda Sumsel Renovasi 40 Rumah Warga Kurang Mampu Sambut Hari Bhayangkara

- Minggu, 12 April 2026 | 15:55 WIB
Polda Sumsel Renovasi 40 Rumah Warga Kurang Mampu Sambut Hari Bhayangkara

Menyambut Hari Bhayangkara 2026, Polda Sumsel punya cara yang cukup unik. Mereka tak cuma menggelar upacara, tapi turun langsung membenahi 40 rumah warga yang kurang mampu. Aksi serentak ini, tentu saja, disambut hangat. Banyak warga yang merasa terbantu, rumah mereka yang dulu hampir rubuh kini berubah jadi layak huni.

Di Kelurahan 13 Ulu, Palembang, suasana haru terlihat jelas Jumat lalu. Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, menyerahkan kunci rumah yang sudah direnovasi kepada warga korban kebakaran. Salah satunya adalah Indra Irmawan, atau yang akrab disapa Iwan. Wajahnya sumringah. Rumahnya yang sempat hancur kini berdiri lagi, lebih aman dan sehat untuk ditinggali.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel dan seluruh jajaran yang telah membantu membedah rumah saya," ujar Iwan.

Rasa syukur itu tak cuma untuk dirinya sendiri. Iwan juga mewakili tetangga-tetangganya di RT 18 menyampaikan apresiasi. Menurutnya, respons kepolisian saat musibah terjadi terbilang cepat dan tepat.

"Pokoknya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tambahnya penuh emosi.

Rumah Iwan hanyalah satu dari puluhan yang dibenahi. Sasaran program ini jelas: warga dengan keterbatasan ekonomi, yang rumahnya sudah tidak layak karena uzur atau terkena musibah. Selain renovasi, polisi juga bagi-bagi bantuan sosial ke warga sekitar. Jadi, manfaatnya berlapis.

Menurut Kapolda Sandi Nugroho, ini adalah bukti nyata kehadiran Polri. Ia ingin polisi tak berjarak dengan masyarakat, tapi justru merasakan langsung kesulitan yang dihadapi warga. Program bedah rumah, katanya, lebih dari sekadar membangun tembok dan atap.

"Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan hidup yang lebih baik," tegas Sandi.

Di sisi lain, aksi ini bukan muncul tiba-tiba. Ia selaras dengan program nasional untuk pengentasan kemiskinan. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, menekankan bahwa peringatan Hari Bhayangkara harus lebih dari sekadar seremoni. Ia harus terasa manfaatnya di akar rumput.

"Kami memastikan bahwa kehadiran Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," jelas Nandang.

Sementara itu, dari sisi pelaksana, Karo SDM Kombes Sudrajad Hariwobo melihat kegiatan bakti sosial ini sebagai bagian dari transformasi institusi. Polisi, dalam pandangannya, tak boleh cuma menegakkan hukum. Peran aktif dalam membangun nasib masyarakat dan memperkuat ikatan sosial juga sama pentingnya. Sebuah langkah yang, meski sederhana, meninggalkan bekas yang dalam bagi mereka yang merasakan langsung bantuannya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar