Kesiapan Polda Sumatera Selatan untuk mengamankan arus mudik dan balik Idul Fitri tahun depan sudah ditegaskan. Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, bersama jajarannya tak mau menunggu lama. Mereka segera akan menggelar rapat koordinasi berjenjang, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga provinsi. Tujuannya jelas: menyelaraskan semua pola pengamanan di lapangan.
Komitmen itu Sandi sampaikan di Palembang, Rabu lalu. Saat itu, dia menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan RI di Griya Agung. Menurutnya, pengamanan mudik bukan cuma urusan polisi. Ini agenda strategis nasional yang butuh koordinasi solid dari berbagai pihak.
Nah, persiapan untuk hari raya nanti juga bakal dibahas lebih dalam. Rencananya, akan ada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Jakarta yang melibatkan Mabes Polri dan semua stakeholder terkait. Rakor besar ini dijadwalkan berlangsung beberapa hari sebelum Operasi Ketupat 2026 digulirkan.
"Kami memastikan seluruh personel, sarana prasarana, serta skema rekayasa lalu lintas telah dipersiapkan secara maksimal. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," tegas Sandi.
Lalu, apa yang akan dilakukan di lapangan? Sebagai langkah antisipasi, personel Polda Sumsel akan turun memeriksa semua jalur. Mereka akan menyisir jalur utama hingga jalur fungsional, tak terkecuali ruas-ruas strategis di Trans Sumatera. Pengecekan menyeluruh ini penting untuk mengidentifikasi titik-titik rawan. Mulai dari potensi kemacetan, lokasi yang sering jadi tempat kecelakaan, sampai memastikan kondisi infrastruktur benar-benar siap dilintasi jutaan pemudik.
Artikel Terkait
Kapolri Instruksikan Seluruh Jajaran Tanggapi Setiap Pemberitaan Media
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Ribuan Pil Ekstasi Berkedok Gaun Pengantin
Elemen Masyarakat Deklarasi Dukungan untuk Program Jaga Jakarta Polda Metro Jaya
Wamenpar: Pariwisata Berkelanjutan Jadi Keharusan untuk Tingkatkan Daya Saing Global