- Pi Kang Wang – Produk asal China ini laku keras, mencapai 300.480 unit terjual. Kabupaten Tangerang jadi markas penjual terbanyak.
- Swiss Paris Lotion – Asli Indonesia, terjual 219.736 produk. Bekasi mendominasi penjualannya.
- Wubianli – Dari China lagi, laku 190.199 item. Kota Makassar jadi pusat penjualan.
- Cream BL – 179.276 produk dari China ludes, terutama dari Jakarta Barat.
- USA Viagra MMC – Meski embel-embel USA, produknya dari China. Terjual 93.020, banyak dijual dari Jakarta Pusat.
- Viagra – Yang ini benar dari Amerika Serikat. 72.660 produk terjual, lagi-lagi Jakarta Pusat jadi hotspot.
- Nangen Zengzhangsu – China, 69.953 produk laku. Jakarta Pusat lagi.
- Bronson Vitamin K2 D3 5000IU – Dari AS, terjual 65.022. Jakarta Utara unggul.
- Obat Setelan Gatal – Lokal Indonesia, 52.270 produk. Bekasi mendominasi.
- VITAGEM – Produk Indonesia, 48.494 terjual. Jakarta Barat jadi basis.
Melihat data itu, BPOM pun mengingatkan. Masyarakat harus ekstra hati-hati kalau beli produk kesehatan secara online. Jangan asal klik dan bayar.
“Pastikan hanya membeli obat dan suplemen dari toko resmi dan terdaftar. Obat ilegal bisa berbahaya, risikonya untuk kesehatan serius,”
tambah pernyataan mereka.
Patroli dan pengawasan ketat seperti ini jelas akan terus berjalan. Ini bagian dari komitmen BPOM buat menjaga keamanan peredaran obat di era digital yang serba cepat. Tujuannya satu: menekan peredaran produk ilegal yang cuma bikin rugi dan membahayakan masyarakat.
Artikel Terkait
Ketua LPS Anggito Abimanyu Perkuat Jaminan Simpanan dan Waspadai Ancaman Siber
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal di Jakarta, Jenazah Akan Dibawa ke Palembang
Cek Kesehatan Gratis Banjarmasin Ungkap 17 Persen Siswa SMA Butuh Perhatian Kesehatan Jiwa
MK Tegaskan Pilkada Langsung sebagai Norma Demokrasi Lokal