ungkapnya lagi.
Yang menarik, pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Semua kena, mulai dari pejabat utama hingga staf biasa. "Pemeriksaan secara dadakan," sebut Twedi. Pendekatannya jelas: tidak ada yang boleh bersiap-siap atau mengakali sistem.
Ke depannya, rencananya tes semacam ini akan terus berlanjut secara berkala. Tetap dengan cara mendadak. Tujuannya sederhana tapi krusial: sebagai pengawasan internal untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional. Sebuah upaya yang, meski terkesan rutin, punya dampak psikologis yang signifikan bagi kedisiplinan.
Gambar: Ilustrasi polisi. (Medcom.id)
Artikel Terkait
Salat Jamak: Keringanan Islam dalam Kondisi Tertentu
Gubernur DKI Serukan Pelestarian Budaya Betawi di Tengah Dinamika Jakarta
Adik Bacok Kakak Kandung di Cakung Usai Ditegur Soal Pelecehan
Israel Serang Gaza, Tewaskan 7 Orang Meski Gencatan Senjata Berlaku