ungkapnya lagi.
Yang menarik, pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Semua kena, mulai dari pejabat utama hingga staf biasa. "Pemeriksaan secara dadakan," sebut Twedi. Pendekatannya jelas: tidak ada yang boleh bersiap-siap atau mengakali sistem.
Ke depannya, rencananya tes semacam ini akan terus berlanjut secara berkala. Tetap dengan cara mendadak. Tujuannya sederhana tapi krusial: sebagai pengawasan internal untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional. Sebuah upaya yang, meski terkesan rutin, punya dampak psikologis yang signifikan bagi kedisiplinan.
Gambar: Ilustrasi polisi. (Medcom.id)
Artikel Terkait
BSN Merambah Ekosistem Muhammadiyah untuk Dongkrak Pasar Perbankan Syariah
Mantan Presiden Yoon Suk-yeol Ajukan Banding Atas Vonis Seumur Hidup
Presiden Sheinbaum Jaminkan Keamanan Piala Dunia 2026 di Guadalajara Pascabentrokan Berdarah
Persebaya vs PSM: Duel Penuh Tekanan untuk Hentikan Tren Kekalahan