Kombes Arsya, perwira yang terlibat, menjelaskan alasan atensi khusus dari pimpinan.
Arsya menekankan bahwa kasus ini butuh penanganan cepat. Apalagi korbannya masih di bawah umur. Kerjasama antar unit pun difokuskan untuk menangkap pelaku dalam waktu singkat.
Kini, proses hukum sedang berjalan. Kasus tragis yang merenggut nyawa seorang remaja ini akhirnya mulai menemui titik terang.
Artikel Terkait
Ganda Putri Indonesia Lolos ke 16 Besar German Open 2026
Kapolda Aceh: Pemulihan Pascabencana Harus Lebih dari Sekadar Bangun Fisik
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Tahuna, Sangihe Dini Hari
Tiket Mudik Lebaran Diskon 30% di Daop 9 Jember Hampir Habis