Yang bikin cerita ini makin hidup adalah kedekatannya dengan kehidupan warga sehari-hari. Bayangkan, ada lapangan yang dindingnya nyaris menempel dengan rumah penduduk. Pemilik rumah bisa dengan mudah menyaksikan permainan dari balik jendela mereka. Suasananya jadi campur aduk antara area privat dan publik.
Di sisi lain, tak sedikit pula lapangan yang menyelip di antara pertokoan, warung makan, atau bengkel. Kawasan ini ternyata tak cuma soal padel. Fasilitas olahraga lain seperti gym, lapangan golf, hingga badminton juga ada. Bahkan, toko yang khusus menjual peralatan padel dan golf ikut meramaikan.
Lalu, bagaimana tanggapan warga dan pedagang setempat tentang fenomena ini?
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Yordania, Dijemput Langsung Putra Mahkota untuk Pertemuan dengan Raja Abdullah
Kapolda Riau Buka Ruang Kritik dan Perkenalkan Konsep Green Policing
Remaja Perempuan di Malang Tewas Dibunuh, Pacar Ditangkap Usai Identifikasi DNA
Imipas Longgarkan Standar Risiko Narapidana untuk Atasi Kepadatan Lapas