Suasana malam di SPBU Cipinang, Jakarta Timur, mendadak ricuh Minggu lalu. Seorang pria, kini diketahui bernama JMH, kalap dan menghajar petugas SPBU. Pemicunya sepele: dia tak terima ditolak mengisi Pertalite karena nomor polisi mobilnya tak sesuai data di aplikasi.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 22.10 WIB. Mobil Toyota Vellfire hitam itu mendatangi pom bensin dengan maksud mengisi BBM subsidi.
"Petugas SPBU menolak karena hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan, sehingga pengisian tidak dapat dilakukan sesuai ketentuan,"
ujar Budi kepada awak media, Selasa (24/2/2026).
Penolakan itu rupanya menyulut amarah penumpang mobil. Tanpa ba-bi-bu, pelaku turun dan langsung melayangkan pukulan. Beberapa pegawai SPBU yang berusaha melerai pun ikut menjadi sasaran.
"Beberapa pegawai mengalami pemukulan, termasuk petugas yang berupaya melerai,"
Artikel Terkait
Imipas Longgarkan Standar Risiko Narapidana untuk Atasi Kepadatan Lapas
Pelatnas Kirim Atlet Lebih Awal untuk Aklimatisasi Jelang All England 2026
Bus Transjakarta Tabrak Pengendara Motor di Gunung Sahari, Korban Luka Parah
Normalisasi Sungai Cirarab Ditargetkan Rampung Akhir Maret 2026