"Ya, kita harus, ekspor kita harus lebih diperluas ke negara-negara terutama di negara-negara muslim atau negara-negara yang penduduk muslimnya itu cukup besar, walaupun bukan negara muslim,"
Ia melanjutkan, optimis dengan potensi pasar yang ada.
"Dan itu pasarnya cukup besar saya kira. Jadi, jangan yang tradisional. Pasar kita harus kita membangun pasar-pasar baru di dunia ini, sehingga andai kata nanti kebijakan ini ada dampaknya, itupun juga bisa diimbangi dengan karena ada pasar baru yang kita buka,"
Pandangannya jelas: membuka pasar baru adalah kunci. Strategi itu akan jadi penyeimbang jika suatu saat nanti ada gejolak dari kebijakan perdagangan dengan negara lain.
Artikel Terkait
Blokade AS di Selat Hormuz Pacu Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel
Pertemuan Jokowi dan Ahmad Ali di Solo Diwarnai Gelak Tawa Bahas Permintaan JK Soal Ijazah
Polisi Tangkap Ki Bedil dan Broker Senjata Ilegal di Bandung
Anggota DPRD DKI Soroti Pungli Rp100 Ribu ke Sopir Bajaj di Tanah Abang