"Nanti tahun depan berikutnya akan diberikan alokasi kurang lebih angka yang sama Rp 25 miliar," tambahnya.
Dia pun menegaskan poin penting itu. "Semua dana dari KLB sehingga tidak menggunakan APBD," ucapnya. Jadi, beban keuangan daerah bisa lebih ringan.
Harapannya jelas. Revitalisasi ini bukan cuma soal memperbaiki fisik bangunan yang mungkin sudah usang. Lebih dari itu, ini tentang menguatkan lagi identitas dan representasi budaya Betawi di jantung TMII. Sekaligus, tentu saja, menjadi salah satu ikon penting dalam perjalanan Jakarta menuju lima abad.
Artikel Terkait
Gaji Pensiunan PNS Masih Berpatokan pada PP No 8 Tahun 2024, Belum Ada Kenaikan
Jaecoo J5 EV Raih Gelar Mobil Listrik Terlaris Indonesia Maret 2026
PT Wana Rimba Nusantara Buka Lowongan Finance & Administration Officer hingga 23 April 2026
Polisi Janji Usut Bandar Narkoba Usai Aksi Warga Bakar Rumah di Rokan Hilir