AMMAN Gelombang kekerasan melanda sejumlah wilayah di Meksiko. Ini adalah aksi balasan yang brutal, menyusul operasi militer yang berhasil menewaskan Nemesio Oseguera, alias "El Mencho", bos kartel narkoba paling dicari di negara itu. Situasi yang mencekam ini langsung memaksa Presiden Claudia Sheinbaum turun tangan untuk meredam kepanikan publik.
Dia berusaha meyakinkan semua pihak bahwa pemerintah tetap memegang kendali. Fokus utama mereka, kata Sheinbaum, adalah menjaga stabilitas nasional.
Menurut Presiden, keadaan sudah mulai membaik. Setelah penggerebekan dahsyat pada Minggu itu, situasi secara nasional diklaim telah kembali tenang. El Mencho bukan target sembarangan; dia adalah otak di balik Cartel Jalisco New Generation (CJNG), organisasi kriminal yang sangat ditakuti.
Namun begitu, gambaran dari lapangan ternyata tak semulus pernyataan politik. Menteri Keamanan Omar García Harfuch, yang mendampingi Sheinbaum, mengungkapkan korban yang tidak sedikit dari pihak keamanan. Setidaknya 25 anggota Garda Nasional tewas dalam bentrokan beruntun dengan geng-geng kriminal di Jalisco.
Bentrokan itu sendiri, ujarnya, terjadi dalam enam insiden terpisah. Di sisi lain, sekitar 30 orang yang diduga kriminal juga tewas di Jalisco, ditambah empat lainnya di negara bagian tetangga, Michoacán.
Artikel Terkait
Empat Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kembali Boleh Bermain di Belanda
Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal AFF 2026, Ulangi Final 2024?
Satpam di Surabaya Bobol TK Tempatnya Bekerja, Curi Rp43 Juta
Kebijakan WFH Jumat Berdampak, Arus Lalu Lintas Medan Turun 20 Persen