Kakorlantas Resmikan Gedung RTMC Jambi, Tekankan Pelayanan dan Persiapan Operasi Ketupat

- Selasa, 24 Februari 2026 | 00:45 WIB
Kakorlantas Resmikan Gedung RTMC Jambi, Tekankan Pelayanan dan Persiapan Operasi Ketupat

Keberadaan Tol Trans Sumatera, diakuinya, punya peran strategis. Data traffic counting menunjukkan volume kendaraan di ruas tol itu bisa mencapai 5.000 kendaraan per harinya. Artinya, beban di jalur arteri biasa bisa terbagi. Kapasitas lalu lintas jadi lebih optimal dan diharapkan mampu memperlancar perjalanan para pemudik yang menuju Palembang, Riau, atau Padang.

"Adanya Trans Sumatera dan tol ini sangat strategis. Karena tadi saya cek bahwa traffic counting itu satu hari sampai 5.000 kendaraan untuk tol. Artinya, ketika kendaraan beroperasi di Trans Sumatera atau arteri, sekarang bisa dibagi dengan adanya tol ini. Sehingga kapasitas volume kendaraan antara arteri dan tol ini tentunya akan memperlancar pemudik nanti,"

tutur Irjen Agus.

Untuk pelaksanaan operasi nanti, komando di wilayah Jambi akan dipimpin langsung oleh Kapolda setempat, Irjen Krisno H Siregar. Semua detail, mulai dari penempatan pos pengamanan, pos pelayanan, hingga penyebaran personel akan dipersiapkan secara matang. Bahkan, latihan dan simulasi skenario operasi juga akan digelar.

"Jadi ini sangat strategis. Operasi Ketupat nanti yang ada di Jambi langsung dipimpin oleh Pak Kapolda. Tentunya nanti penempatan pospam, pos pengamanan, termasuk penempatan anggota akan dipersiapkan dengan baik. Saya yakin nanti ada latihan operasi yang akan disimulasikan,"

ungkapnya.

"Skenario-skenario disiapkan untuk meyakinkan bahwa negara hadir untuk menjamin selama Operasi Ketupat itu harkamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap terjaga,"

pungkas Kakorlantas.

Kapolda Jambi, Irjen Krisno H Siregar, menyambut baik kunjungan dan dukungan tersebut. Menurutnya, kehadiran pimpinan Korlantas ini memberi motivasi lebih bagi jajarannya untuk bekerja profesional, terutama menyongsong mudik Lebaran 2026.

Ia menjelaskan, Gedung RTMC yang baru diresmikan ini akan berfungsi sebagai 'otak' pengawasan lalu lintas di Jambi. Bukan cuma sekadar kantor biasa, gedung ini adalah pusat analisis informasi. Jaringan kameranya sudah terpasang di sejumlah kabupaten untuk mitigasi kecelakaan. Bahkan, teknologi yang ada juga bisa dipakai untuk menangani kriminalitas di jalanan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar