Gempa M 7,1 Guncang Lepas Pantai Malaysia, Dirasakan hingga Kalimantan

- Senin, 23 Februari 2026 | 08:45 WIB
Gempa M 7,1 Guncang Lepas Pantai Malaysia, Dirasakan hingga Kalimantan

Seorang ahli geofisika dari USGS pernah menjelaskan fenomena serupa. "Gempa bumi yang berfokus dalam cenderung menghilangkan lebih banyak energi sebelum mencapai permukaan, membatasi intensitas guncangan di daerah berpenduduk," jelasnya.

Oleh karena itu, meski getarannya dilaporkan meluas hingga ratusan mil, mencakup Pantai Barat Sabah dan sebagian Sarawak, intensitasnya hanya berkisar pada level ringan hingga sedang. Pemodelan dampak awal pun menunjukkan risiko kerusakan parah dan korban jiwa yang rendah.

Respons dan Pemantauan Lanjutan

Pihak berwenang, termasuk Departemen Meteorologi Malaysia, telah menyatakan akan terus memantau perkembangan pascagempa. Seperti biasa dalam kejadian seismik besar, data awal dari berbagai lembaga pemantau global mungkin menunjukkan sedikit variasi. Lembaga seperti Pusat Penelitian Geosains Jerman (GFZ) dan BMKG Indonesia, misalnya, sempat melaporkan magnitudo yang sedikit berbeda pada jam-jam pertama. Proses penyempurnaan data magnitudo, kedalaman, dan lokasi episentrum yang lebih akurat masih akan berlangsung seiring terkumpulnya lebih banyak data dari stasiun pemantau di seluruh dunia.

Situasi hingga saat ini relatif tenang. Masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan tidak perlu khawatir berlebihan, namun kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil selalu dianjurkan.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar