MURIANETWORK.COM - Kementerian Sosial RI bersama Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Shelter Santa Theresia di Batam untuk mengevaluasi layanan perlindungan bagi korban kekerasan dan perdagangan orang (TPPO). Kunjungan yang dipimpin langsung oleh pimpinan komisi dan direktur terkait ini juga bertujuan memastikan optimalisasi Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC) Tanjungpinang yang kini berstatus sebagai sentra layanan terpadu di wilayah perbatasan.
Tinjauan Langsung Layanan dan Pendampingan
Rombongan yang terdiri dari anggota dewan dan pejabat kementerian tidak hanya berdialog, tetapi juga menyaksikan secara langsung proses rehabilitasi sosial dan pendampingan psikososial di lokasi. Mereka mengamati dari dekat mekanisme perlindungan yang diberikan shelter kepada para penyintas. Interaksi ini memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan capaian di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan penghargaannya atas kerja keras para pengelola lembaga.
"Kami mengapresiasi dedikasi pengelola shelter dan para pendamping yang membantu pemulihan korban. Kami berharap keberadaan LKS bisa ada di setiap wilayah agar korban mendapatkan perlindungan yang cepat dan layak," tuturnya.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.030 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Larantuka Dini Hari, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Pabrik Melamin Rp10,2 Triliun, Terbesar di Indonesia, Dibangun di KEK Gresik
Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Ternyata Alat Penelitian Laut