Namun, di balik capaian yang dianggap signifikan itu, Saan menegaskan bahwa mesin partai tidak boleh lengah. Semangat itu yang mendorong digelarnya konsolidasi dini ini.
“Meski capaian di Pemilu 2024 dianggap sangat signifikan, mesin partai tidak boleh kendor. NasDem kini mulai memanaskan mesin untuk menyongsong Pemilu 2029 melalui konsolidasi dini yang dilakukan secara maraton,” jelasnya.
Target Ambisius dan Penekanan pada Soliditas
Target yang dipasang pun terbilang ambisius. Untuk tiga kabupaten penyangga ibu kota tersebut Karawang, Purwakarta, dan Bekasi NasDem tidak hanya ingin bertahan di posisi tiga besar. Partai ini membidik posisi kedua, atau bahkan berancang-ancang menjadi pemenang utama pada pemilu mendatang.
Untuk mewujudkan target strategis itu, Saan menekankan dengan tegas pentingnya soliditas dan solidaritas di seluruh lini kepengurusan. Setiap kader, menurutnya, harus membangun sikap militan dan loyalitas tinggi demi kepentingan organisasi yang lebih besar.
Di akhir penyampaiannya, Saan kembali mengingatkan pesan mendasar dari pendiri partai. “Saya mengingatkan pesan Ketua Umum Partai NasDem bahwa, partai ini didirikan dengan niat tulus untuk memberikan kemaslahatan dan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tuturnya. Ia kemudian memberikan penegasan khusus kepada para pimpinan di tingkat wilayah dan daerah, termasuk Ketua DPW Jawa Barat, untuk terus mengawal dan memastikan tercapainya semua target yang telah ditetapkan.
Artikel Terkait
Zaskia Adya Mecca Kecewa Sidang Kasus Stafnya Ditunda Tanpa Pemberitahuan
Iran dan Oman Rencanakan Pungutan Biaya Transit di Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata
Cadangan Devisa Indonesia Turun ke US$148,2 Miliar Akibat Pembayaran Utang Luar Negeri
Perempuan Hamil Laporkan Pacar dan Keluarganya ke Polisi Usai Dijambak dan Dipukul