"Jadi biarkan kita serahkan kepada penyidik, penyidik Polda Metro Jaya terutama Krimsus Tegak Lurus Merah Putih. Kita serahkan saja kepada beliau," tegas Doktif.
Dugaan Manipulasi Informasi
Lebih lanjut, Doktif menyoroti karakter lawannya. Dia menyebut bahwa Richard Lee memiliki kecenderungan manipulatif dalam menyampaikan informasi kepada publik. Menurut pengamatannya, hal inilah yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab kasus ini berlarut-larut dan menimbulkan kerumitan tersendiri.
Doktif memberikan contoh konkret mengenai hal tersebut. "Karena memang Doktif bilang seorang DRL itu sangat manipulative. Polda Metro Jaya pernah luar biasa difitnah, seolah-olah penyidik itu menarik-narik, menyeret-nyeret, padahal tidak seperti itu cerita faktanya. Tapi dia mem-framing seolah-olah penyidik melakukan tindak kejahatan," jelasnya.
Dengan pernyataan-pernyataan ini, suasana konflik antara kedua pihak tampaknya masih akan terus menghangat. Masyarakat pun kini menunggu langkah progresif berikutnya dari penyidik untuk mengungkap kebenaran kasus ini secara tuntas.
Artikel Terkait
Atap Jebol dan Cuaca Buruk Ganggu 12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Trump Kritik NATO dan Sekutu Asia, Sebut Kehadiran Militer AS Sebagai Pengorbanan
Wapres Gibran Tinjau Langsung Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara
Jasa Raharja Tegaskan Etika dan Kepatuhan sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis