Perhatian aparat tidak hanya tertuju pada ruas jalan utama. Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa lokasi penjualan takjil dan bazar Ramadan kerap menimbulkan titik baru kemacetan. Kawasan seperti Bendungan Hilir (Benhil) di Jakarta Pusat menjadi salah satu contoh lokasi yang sudah terpetakan dengan baik.
"Untuk lokasi takjil maupun bazar Ramadan kita sudah petakan, baik itu di Benhil, biasanya di Benhil ada, dan beberapa titik-titik lainnya. Nah yang berpotensi mengganggu lalu lintas, sudah terpetakan tempat-tempat takjil tersebut," tutur Robby.
Kesiapan Pengaturan Lalu Lintas
Menyikapi prediksi perubahan pola ini, jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan langkah-langkah operasional. Penempatan personel di titik-titik rawan menjadi salah satu fokus utama. Tujuannya adalah untuk memastikan respons yang cepat dan tepat sehingga arus kendaraan tetap bisa tertata dengan baik meski pola pergerakannya berubah.
"Pada saat bulan puasa ini tentunya lebih berupaya lebih cepat dalam proses pengaturan pengaturan arus lalu lintas di jalan dan menyesuaikan pergerakan masyarakat," terang Robby.
Dengan pemetaan yang matang dan kesiapan personel, diharapkan ibadah Ramadan warga Ibu Kota dapat berjalan dengan khusyuk tanpa terkendala kemacetan yang parah. Masyarakat pun diimbau untuk tetap mematuhi peraturan dan petunjuk petugas di lapangan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Kecam Serangan Israel di Lebanon Usai Gugurnya Tiga Prajurit TNI
Oscar Pensiun Dini Usai Didiagnosis Gangguan Jantung
Anggota DPR Kritik Penyelesaian Mediasi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unissula
Kejagung Tarik Kajari Karo dan Tim Jaksa Usai Vonis Bebas Amsal Sitepu