Namun begitu, pemerintah provinsi tidak hanya berdiam menunggu. Ada langkah konkret yang disiapkan untuk meredam gejolak harga di pasar. Strateginya, Pemprov DKI akan turun tangan langsung membeli cabai dari sumbernya.
Barang tersebut kemudian akan dijual kembali kepada pengecer atau pedagang di tingkat pasar. Yang menarik, dalam skema ini pemerintah hanya mengambil margin keuntungan yang sangat tipis.
"Kami akan membeli cabai kemudian menjual kepada pengecer atau pedagang, memberikan keuntungan Rp 5 ribu supaya harganya terkontrol. Kalau ini kita lakukan, saya yakin inflasi di Jakarta bisa kita kontrol," jelas Pramono.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi buffer, penyangga agar harga eceran di tingkat konsumen akhir tidak terus meroket tak terkendali. Semua bermuara pada upaya menstabilkan inflasi, yang tentu saja dirasakan langsung oleh warga.
Artikel Terkait
Satpam di Surabaya Bobol TK Tempatnya Bekerja, Curi Rp43 Juta
Kebijakan WFH Jumat Berdampak, Arus Lalu Lintas Medan Turun 20 Persen
Bonjowi Klaim Empat Dokumen Krusial Jokowi Hilang dari Arsip KPU DKI
Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Targetkan Penghematan BBM 20 Persen