Kemendiktisaintek Tegaskan SMA Unggul Garuda Bukan Lanjutan RSBI

- Rabu, 18 Februari 2026 | 23:00 WIB
Kemendiktisaintek Tegaskan SMA Unggul Garuda Bukan Lanjutan RSBI

Menanggapi isu diskriminasi yang pernah melekat pada RSBI, Vira menekankan bahwa SMA Unggul Garuda justru bertujuan untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan bermutu tinggi. Sekolah ini sepenuhnya didanai oleh negara dan tersebar di berbagai daerah untuk memastikan anak-anak berprestasi dari seluruh penjuru tanah air dapat terjangkau.

“Didanai penuh oleh negara, dan tersebar di berbagai daerah,” imbuhnya.

Kesempatan ini juga terbuka luas, termasuk bagi siswa dari kalangan menengah ke bawah dan lulusan pendidikan nonformal. Vira memberikan contoh konkret mengenai prinsip keterbukaan ini.

“Misalnya ada anak dari lulusan paket B atau homeschooling (sekolah rumah). Sepanjang dia memenuhi persyaratan, maka boleh mendaftar dan boleh jadi bagian dari Sekolah Garuda. Jadi ini sangat terbuka, tidak ada biaya tambahan lagi,” tuturnya.

Penegasan Bukan Sekadar Rebranding

Di akhir penjelasannya, Vira kembali menegaskan bahwa SMA Unggul Garuda bukanlah bentuk pembaruan citra atau rebranding dari program RSBI. Pemerintah berharap pemahaman publik dapat lebih jernih dalam memandang inisiatif pendidikan yang baru ini.

“Jadi memang ini bukan rebranding RSBI. Karakteristiknya tidak sama, konsepnya memang berbeda,” tegas Vira menutup paparannya.

Dengan penjelasan yang berlapis ini, Kemendiktisaintek berusaha membangun kepercayaan sekaligus mengedukasi publik bahwa program SMA Unggul Garuda hadir dengan filosofi dan mekanisme yang telah dikaji ulang, berangkat dari pembelajaran atas program-program serupa di masa lalu.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar