"Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu mencari informasi terkait kegiatan atau acara di hotel untuk memetakan situasi dan memanfaatkan kelengahan, lalu mengincar serta mengambil barang milik tamu atau pengunjung," jelas Budi Hermanto kepada awak media pada Rabu (18/2/2026).
Lebih lanjut, Budi memaparkan bahwa gaya berpakaian NW sangat khas dan menjadi bagian dari modus operandinya. "Pelaku merupakan spesialis dengan modus menyamar sebagai pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard kemudian berbaur di lingkungan hotel mewah," tuturnya.
Diduga Beraksi Sendiri
Berdasarkan pengakuan tersangka, polisi menyimpankan bahwa NW diduga beraksi secara solo. Hingga saat ini, penyidik belum menemukan indikasi bahwa ia merupakan bagian dari sebuah komplotan. Pengakuan ini menjadi titik awal penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam rangkaian aksi pencurian tersebut.
Meski demikian, polisi tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya pola kejahatan serupa di tempat lain. Penangkapan ini diharapkan dapat mengurangi angka kejahatan serupa dan menjadi peringatan bagi pengunjung hotel untuk lebih waspada terhadap barang bawaan mereka di tempat umum.
Artikel Terkait
PT Freeport Indonesia Kenang 9 Korban Jiwa dalam Peringatan HUT ke-59
Wanita dan Bayinya Tewas Diduga Usai Melahirkan di Kamar Mandi Kos Batam
Pemerintah Janjikan Disiplin Anggaran, Batasi Utang di Bawah 40% PDB
Longsor Tutup Total Jalur Cadas Pangeran, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol