MURIANETWORK.COM - Seorang pria berinisial NW (43) akhirnya ditangkap polisi. Ia diduga sebagai pelaku pencurian laptop dengan modus menyamar sebagai pekerja kantoran di sejumlah hotel mewah di Jakarta. Polisi mengungkapkan, pelaku melakukan survei mendalam terhadap acara-acara di hotel sebelum memanfaatkan kelengahan korban untuk beraksi.
Modus Penyamaran dan Observasi Mendalam
Pelaku, NW, diketahui beroperasi dengan modus yang terencana. Ia tidak langsung mencuri, melainkan melakukan pengamatan terlebih dahulu untuk memetakan situasi. Dengan tampilan rapi layaknya seorang profesional mengenakan kemeja batik dan lanyard yang biasa digunakan karyawan ia dengan mudah berbaur di lingkungan hotel yang sibuk.
Penampilannya yang meyakinkan itu menjadi senjata utamanya untuk tidak mencurigai para tamu dan staf hotel. Ia memanfaatkan keramaian acara atau kegiatan di hotel sebagai kesempatan untuk bergerak.
Pengakuan Pelaku dan Penjelasan Polisi
Kombes Polisi Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, memberikan penjelasan rinci mengenai cara kerja tersangka. Ia menekankan bahwa pelaku memang spesialis yang mengandalkan penyamaran dan kesigapannya mengamati situasi.
"Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu mencari informasi terkait kegiatan atau acara di hotel untuk memetakan situasi dan memanfaatkan kelengahan, lalu mengincar serta mengambil barang milik tamu atau pengunjung," jelas Budi Hermanto kepada awak media pada Rabu (18/2/2026).
Lebih lanjut, Budi memaparkan bahwa gaya berpakaian NW sangat khas dan menjadi bagian dari modus operandinya. "Pelaku merupakan spesialis dengan modus menyamar sebagai pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard kemudian berbaur di lingkungan hotel mewah," tuturnya.
Diduga Beraksi Sendiri
Berdasarkan pengakuan tersangka, polisi menyimpankan bahwa NW diduga beraksi secara solo. Hingga saat ini, penyidik belum menemukan indikasi bahwa ia merupakan bagian dari sebuah komplotan. Pengakuan ini menjadi titik awal penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam rangkaian aksi pencurian tersebut.
Meski demikian, polisi tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya pola kejahatan serupa di tempat lain. Penangkapan ini diharapkan dapat mengurangi angka kejahatan serupa dan menjadi peringatan bagi pengunjung hotel untuk lebih waspada terhadap barang bawaan mereka di tempat umum.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Santai Tanggapi Gugatan MK Soal Anggaran Makan Bergizi Gratis
Pemerintah Butuh Rp529,3 Miliar untuk Pulihkan Fasilitas Kesehatan di Sumatra
Petugas Damkar Jakarta Utara Evakuasi Anjing Terjepit di Pagar dalam 20 Menit
Pemprov NTB Bantah Klaim Penelantaran 18 Tahun oleh Warga Malaysia di Lombok