Viral di media sosial Malaysia dan Indonesia, kisah seorang perempuan asal Malaysia yang mengaku ditelantarkan suaminya warga Lombok, NTB. Perempuan itu, Norida Akmal Ayob, mengungkapkan penderitaannya selama 18 tahun di pulau itu, bahkan mengaku sempat bekerja sebagai tukang sapu. Tapi, benarkah ceritanya?
Pemerintah Provinsi NTB akhirnya angkat bicara. Lewat juru bicaranya, Ahsanul Khalik atau yang akrab disapa Aka, mereka memberikan penjelasan yang cukup berbeda. Menurutnya, klaim penelantaran itu tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan.
“Berdasarkan data yang kami terima, itu sangat tidak tepat jika disebut ada penelantaran selama 18 tahun,” tegas Aka, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, “Apalagi setelah perceraian, Norida juga menerima bantuan biaya kepulangan.”
Jejak Pernikahan dan Kehidupan Keluarga
Setelah melakukan penelusuran ke Dusun Benjelo, Lombok Tengah, Pemprov NTB mendapatkan keterangan dari perangkat desa setempat. Kisahnya ternyata dimulai jauh dari Lombok. Norida dan suaminya, Badi, ternyata menikah di Thailand pada 2005. Anak pertama mereka lahir di Malaysia.
Artikel Terkait
Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Pelajar Usai Bukber
IIMS 2026 Cetak Transaksi Rp9,5 Triliun, Lanjut ke Surabaya, Balikpapan, dan Manado
LPSK Berikan Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Siraman Air Keras
Pemerintah Siapkan Teknologi Canggih untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026