Analisis Fed New York Ungkap Jurusan dengan Tingkat Pengangguran Terendah

- Selasa, 17 Februari 2026 | 22:30 WIB
Analisis Fed New York Ungkap Jurusan dengan Tingkat Pengangguran Terendah

Namun, ada beberapa pengecualian yang menarik. "Keperawatan (USD70.000) dan teknologi teknik (USD65.000) merupakan pengecualian. Kedua prodi ini menggabungkan tingkat pengangguran rendah dengan gaji di atas rata-rata," ungkap laporan tersebut, menyoroti kombinasi ideal antara stabilitas dan pendapatan.

Mengukur Kesesuaian Kerja dengan Gelar

Bank Sentral New York juga mengamati konsep "pengangguran terselubung", yaitu kondisi di mana lulusan bekerja pada posisi yang sebenarnya tidak memerlukan gelar sarjana. Di sini, keperawatan kembali menonjol dengan tingkat terendah, hanya 12,8 persen.

Berbagai cabang ilmu teknik juga menunjukkan performa kuat dalam hal ini, dengan tingkat pengangguran terselubung di bawah 20 persen. Angka-angka ini mengindikasikan kesesuaian yang tinggi antara kompetensi yang diperoleh di bangku kuliah dengan tuntutan pekerjaan yang dijalani setelah lulus.

Daftar Jurusan dengan Tingkat Pengangguran Terendah (2024)

  1. Pendidikan Khusus: 0,7%
  2. Pendidikan Lainnya: 1,1%
  3. Pendidikan Dasar: 1,2%
  4. Pertanian: 1,4%
  5. Bahasa Asing: 1,6%
  6. Geografi: 1,6%
  7. Teknologi Teknik: 1,7%
  8. Layanan Sosial: 1,9%
  9. Keperawatan: 2,1%
  10. Pendidikan Menengah: 2,1%

Daftar Jurusan dengan Tingkat Pengangguran Terselubung Terendah (2024)

  1. Keperawatan: 12,8%
  2. Teknik Dirgantara: 14,7%
  3. Teknik Sipil: 15,6%
  4. Teknik Komputer: 15,8%
  5. Pendidikan Khusus: 16,0%
  6. Pendidikan Dasar: 16,2%
  7. Teknik Kimia: 17,9%
  8. Layanan Konstruksi: 17,9%
  9. Ilmu Komputer: 19,1%
  10. Teknik Mesin: 20,1%

Data-data ini memberikan peta yang lebih jelas bagi calon mahasiswa maupun para pembuat kebijakan di bidang ketenagakerjaan. Meski tidak menjamin kesuksesan individu, temuan ini menegaskan bahwa pilihan jurusan tetap memiliki korelasi yang signifikan dengan peluang dan tantangan di dunia kerja nyata.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar