Durasi Puasa Ramadan 2026 Bervariasi, Greenland hingga 15 Jam

- Selasa, 17 Februari 2026 | 13:25 WIB
Durasi Puasa Ramadan 2026 Bervariasi, Greenland hingga 15 Jam
  • Nuuk, Greenland: 15 jam 3 menit
  • Reykjavik, Islandia: 15 jam 3 menit
  • Oslo, Norwegia: 14 jam 34 menit
  • Stockholm, Swedia: 14 jam 31 menit
  • Helsinki, Finlandia: 14 jam 31 menit
  • Glasgow, Skotlandia: 14 jam 18 menit
  • Dublin, Irlandia: 14 jam 7 menit
  • Berlin, Jerman: 14 jam 4 menit
  • Amsterdam, Belanda: 14 jam 3 menit
  • Warsaw, Polandia: 14 jam 3 menit

Dan durasi ini bahkan cenderung meningkat seiring berjalannya waktu. Menjelang akhir Ramadan, matahari terbit lebih awal dan terbenam lebih lambat di sana.

Di Lain Pihak, Puasa yang Relatif Lebih Singkat

Sementara itu, suasana berbeda dirasakan di negara-negara yang dekat dengan garis khatulistiwa. Wilayah Asia Tenggara, sebagian Afrika, dan Amerika, mencatat durasi puasa yang lebih cepat. Dekatnya dengan ekuator membuat panjang siang hari mereka relatif stabil sepanjang tahun.

Berikut ini daftarnya:

  • Los Angeles, AS: 13 jam 14 menit
  • Nairobi, Kenya: 13 jam 15 menit
  • Mogadishu, Somalia: 13 jam 15 menit
  • Addis Ababa, Ethiopia: 13 jam 15 menit
  • Kuala Lumpur, Malaysia: 13 jam 15 menit
  • Jakarta, Indonesia: 13 jam 16 menit
  • Colombo, Sri Lanka: 13 jam 16 menit
  • Paris, Prancis: 13 jam 16 menit
  • Luanda, Angola: 13 jam 17 menit
  • Bangkok, Thailand: 13 jam 17 menit

Meski disebut 'lebih singkat', angka 13 jam lebih tetaplah bukan waktu yang sebentar. Ini menunjukkan bahwa tantangan berpuasa, di mana pun, tetap ada. Perbedaannya hanya terletak pada berapa lama matahari bersinar di langit.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar