MURIANETWORK.COM - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima penumpang perahu motor yang mengalami kendala mesin di perairan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Seluruh korban dinyatakan selamat setelah proses evakuasi yang dilaksanakan pada hari Senin. Operasi penyelamatan ini dilancarkan setelah pihak keluarga melaporkan perahu yang dinakhodai Rahmat (34) itu tak kunjung tiba di tujuan.
Kronologi Insiden dan Laporan Darurat
Perahu motor tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Banggai menuju Pelabuhan Bokan Kepulauan sekitar pukul 06.30 WITA. Empat jam kemudian, istri salah satu penumpang melaporkan kejadian tersebut kepada Unit Siaga SAR Banggai Laut karena perahu tak juga sampai. Laporan darurat itu segera memicu mobilisasi tim penyelamat.
Mobilisasi Cepat dengan Protokol Ketat
Pada pukul 12.30 WITA, tim SAR gabungan yang telah terbentuk mulai melakukan persiapan operasi. Mereka membagi tugas dan memastikan kesiapan alat utama penyelamatan, dengan tetap berpegang teguh pada petunjuk keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh Rizal, menekankan bahwa keselamatan personel adalah prioritas utama dalam setiap operasi. "Setiap kegiatan operasi SAR, keselamatan personel juga bagian yang utama," tegas Rizal.
Lokasi Penemuan dan Evakuasi
Tim gabungan akhirnya menemukan perahu yang mengalami mati mesin itu sekitar 13 mil laut dari Pelabuhan Banggai, tepatnya pada koordinat 1°50'11.46"S - 123°28'40.98"E. Kondisi kelima penumpang dalam keadaan selamat.
Muh Rizal menjelaskan proses evakuasi yang dilakukan. "Para korban ditemukan sekitar 13 mil laut dari pelabuhan Banggai. Dari lokasi penemuan perahu motor, para korban dan perahu yang ditumpangi selanjutnya dievakuasi ke Pelabuhan Banggai di Banggai Laut," jelasnya.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sebagian Besar Wilayah Indonesia, 3-9 April 2026
Karyawan PT Dua Kuda Indonesia Demo, Tolak Kepailitan Perusahaan Sehat
Kemenparekraf Sediakan Kanal Pengaduan, Respons Maksimal Tujuh Hari Kerja
KPK Periksa Sejumlah Biro Haji Pekan Depan Terkait Kasus Korupsi Kuota