Nah, dengan tambahan 244 personel di gelombang kedua ini, total personel Tim RAGA yang sudah terlatih mencapai 475 orang. Mereka akan jadi garda terdepan untuk menjaga kondusivitas, terutama di Kota Pekanbaru dan sekitarnya, selama bulan suci nanti. Kepala SPN Polda Riau, Kombes Pol Indra Duaman, menyebut gelombang pertama telah melatih 231 personel.
"Target operasional diharapkan tim ini bergerak efektif menekan angka kejahatan jalanan (street crime) yang meresahkan," kata Kombes Indra.
Di sisi lain, polisi juga tak bisa bekerja sendirian. Masyarakat diimbau untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungannya. Jika melihat atau mengalami tindak pidana, warga bisa segera melapor.
Layanan darurat 110 siap menerima panggilan kapan saja. Gratis, 24 jam, dan terintegrasi langsung dengan jajaran Polda Riau. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secepatnya oleh petugas terdekat.
Pada akhirnya, sinergi antara kesiapan Tim RAGA dan kewaspadaan warga inilah yang diharapkan bisa menciptakan situasi yang benar-benar aman dan damai. Menjelang Ramadan, upaya preventif seperti ini tentu sangat dibutuhkan agar ibadah bisa berjalan dengan tenang.
Artikel Terkait
Pria Lansia di Banjarmasin Tewas Ditusuk Diduga oleh Adik Iparnya
Pemerintah Terapkan WFH bagi ASN Setiap Jumat Mulai April 2026
Harga Minyak Anjlok Usai Pernyataan Lunak Presiden Iran
Buronan Interpol Bos Mafia Skotlandia Ditangkap di Bandara Bali