Krisis energi akibat perang di Timur Tengah memaksa pemerintah bergerak cepat. Langkah-langkah penghematan pun digulirkan, mulai dari skema kerja jarak jauh hingga pengencangan ikat pinggang anggaran. Semua ini dilakukan untuk mengantisipasi situasi yang makin pelik.
Keputusan itu diumumkan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (31/3) lalu. Rencananya, kebijakan ini bakal mulai diterapkan pada April 2026 mendatang.
Nah, apa saja sih langkah konkretnya? Simak poin-poin berikut.
1. ASN WFH Tiap Jumat
Poin utama yang langsung mencuri perhatian adalah kebijakan kerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara. Aturannya, ASN di pusat dan daerah akan menjalani WFH satu hari dalam seminggu, tepatnya setiap hari Jumat.
“Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan satu hari kerja dalam seminggu yaitu tiap hari Jumat,”
jelas Airlangga dalam konferensi pers virtual.
Menurutnya, kebijakan ini khusus untuk ASN dan punya tujuan ganda: berhemat sekaligus mendorong transformasi layanan digital. Lantas, kenapa harus Jumat?
Airlangga punya alasan tersendiri. Pilihannya ini bukan asal-asalan, melainkan berdasarkan evaluasi pengalaman selama pandemi COVID-19 dulu.
“Mengapa dipilih Jumat? Karena memang sebagian kementerian telah melakukan itu, kerja 4 hari dalam satu minggu dengan aplikasi, ini pasca daripada COVID kemarin,”
tuturnya. Jadi, semacam pengembangan dari pola yang sudah pernah diuji coba.
Artikel Terkait
Pengemudi BYD Denza di Tangerang Ditilang Usai Modifikasi Pelat Nomor Mirip Kendaraan Pejabat
KRL Duri–Tangerang Mogok, Dua Perjalanan Dibatalkan, KAI Commuter Lakukan Investigasi
Razman Arif Nasution Siap Jalani Vonis 1,5 Tahun Penjara Usai Kasasi Ditolak MA
Sapi Kurban Lepas di Klaten Dievakuasi Pakai Derek, Warga Sempat Panik