Suasana mencekam menyelimuti Gang Manunggal di Banjarmasin Barat, Selasa (31/3/2026) lalu. Di persimpangan gang sempit di RT 32, Kelurahan Kuin Cerucuk itu, seorang pria lanjut usia ditemukan tak bernyawa, bersimbah darah. Ia adalah Noorwahdiatsyah, 62 tahun, yang menjadi korban penusukan keji.
Pelakunya diduga adalah adik iparnya sendiri, seorang pria bernama Agus yang berusia sekitar 40 tahun. Hingga saat ini, Agus masih buron dan dicari oleh aparat.
Menurut sejumlah saksi, kejadian bermula dengan suara keributan. Arpit (32), seorang warga yang saat itu berada di rumah orang tuanya tak jauh dari TKP, mengira itu hanya candaan biasa. Tapi dugaannya meleset.
"Pas saya lihat, ternyata sudah ada penusukan. Kejadiannya ngeri banget, saya bahkan tidak berani melerai," ujar Arpit, suaranya masih terdengar bergetar.
Ia mencoba menenangkan pelaku. "Saya sempat bilang ke pelaku, 'Gus, sudah Gus'. Tapi tidak dihiraukan sama sekali."
Serangan itu, kata Arpit, dilakukan secara membabi buta. Agus disebut menggunakan pisau belati panjang sekitar 30 sentimeter. Korban yang awalnya terlihat santai di pagar jembatan, disergap begitu saja.
"Tiba-tiba pelaku datang bawa pisau, langsung menyerang dan menusuk berkali-kali di bagian badan," jelasnya.
Artikel Terkait
Mendagri Terbitkan SE, ASN Daerah Boleh WFH Setiap Jumat Mulai 2026
Menaker Usulkan Industri Kreatif Jadi Laboratorium Magang Nasional
Bupati Banyuwangi Paparkan Capaian 2025: IPM Naik, Kemiskinan Turun, Ekonomi Tumbuh 5,65%
Menteri Fadli Zon Dukung Rencana Festival Budaya Internasional pada 2026