Komnas HAM Duga Satu Kelompok di Balik Penembakan Pesawat dan Serangkaian Kekerasan di Papua

- Jumat, 13 Februari 2026 | 15:55 WIB
Komnas HAM Duga Satu Kelompok di Balik Penembakan Pesawat dan Serangkaian Kekerasan di Papua

Anis Hidayah menambahkan, "Serta membunuh seorang warga sipil bernama Daniel Datti yang berprofesi sebagai pekerja bangunan di SMP YPK Yakpesmi, Kabupaten Yahukimo pada 2 Februari 2026."

Kecaman atas Pelanggaran HAM dan Hukum Humaniter

Komnas HAM secara tegas menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya Captain Egon dan Baskoro Adi Anggoro, pilot dan kopilot pesawat Smart Air. Lembaga negara yang memiliki mandat di bidang HAM ini mengecam setiap bentuk serangan yang mengancam nyawa dan keamanan warga sipil, siapa pun pelakunya.

Lebih lanjut, Anis Hidayah menegaskan prinsip hukum yang universal, "Segala bentuk serangan terhadap warga sipil dalam situasi perang maupun selain perang yang dilakukan oleh aktor negara maupun non-negara merupakan bentuk pelanggaran hukum HAM dan hukum humaniter internasional."

Pernyataan ini menegaskan posisi hukum yang jelas, bahwa kekerasan terhadap non-kombatan, dalam kondisi apa pun, tidak dapat dibenarkan dan harus diusut tuntas. Situasi di lapangan menuntut pendekatan yang tidak hanya menekankan penegakan hukum, tetapi juga perlindungan terhadap masyarakat yang terus hidup dalam ketidakpastian.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar