Jumat pagi itu, suasana di SPPG Polri Palmerah terlihat sibuk. Presiden Prabowo Subianto tiba tepat pukul 09.03 WIB, didampingi langsung oleh Jenderal Sigit. Agenda hari itu padat: meresmikan tak kurang dari 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri secara serentak. Namun begitu turun dari mobil, perhatiannya langsung tertuju pada peralatan yang tersusun rapi di dalam fasilitas baru tersebut.
Dengan langkah mantap, Prabowo mendekati satu per satu alat itu. Kabag Binkar Biro SDM Polda Metro Jaya, AKBP Victor Inkiriwang, yang mendampingi, segera memberi penjelasan.
"Selamat datang bapak presiden di SPGG Polri Palmerah," ujar Victor memulai. "Pertama kami izin jelaskan, ini adalah maket dari SPGG Palmerah. Dibangun di atas lahan Polri seluas 900 meter persegi dengan luas bangunan 400 meter persegi, sudah sesuai standar BGN."
Rupanya, tempat ini bukan sekadar dapur biasa. Fasilitasnya cukup lengkap. Mulai dari filter air, hydro reverse osmosis untuk pemurnian, water heater untuk mencuci baki makanan, hingga food tray UV sterilizer. Presiden tampak penasaran. Ia bahkan membuka sendiri penutup alat pengering baki listrik, mengamati cara kerjanya. Setelah dicuci, baki-baki itu akan disinari UV untuk membasmi bakteri dan kuman sampai tuntas.
Tak cuma itu. Di sisi lain ruangan, ada alat biotech modern untuk mengelola limbah dapur. Yang menarik, setiap makanan yang diolah di sini harus melalui tes kit khusus dulu. Tujuannya jelas: memastikan keamanan, bebas dari kontaminasi zat berbahaya. Soal standar, SPPG Palmerah ini sudah mengantongi sertifikat BGN untuk higienitas, kompetensi, dan tentu saja, kelayakan halal.
Sebelum masuk lebih jauh, Prabowo mengenakan APD lengkap masker, sarung tangan, penutup kepala, dan sepatu khusus. Ia kemudian menyusuri alur pengolahan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Dimulai dari area pencucian bahan mentah, lalu ke tempat cuci baki yang dilengkapi pemanas air. Ia juga menyempatkan mengecek gudang, baik yang kering maupun basah, sambil sesekali berbincang dengan petugas yang bertugas.
Di area dapur, menu hari ini sudah terpajang. Tapi yang paling diperhatikan Presiden adalah bagian food safety. Menurut pemandu di lokasi, setiap makanan MBG harus lulus uji keamanan pangan oleh Dokkes Polri sebelum dikirim ke tangan penerima.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Takluk di Final FIFA Series, Herdman: Ini Baru Pondasi
Wanita Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan dengan Pikap di Jalan Raya Iwul Bogor
Komisi III DPR Gelar Rapat Lanjutan, Desak Polisi Ungkap Kasus Penyekan Andrie Yunus
Bupati Lebak Sentil Status Mantan Napi Wakilnya di Acara Halalbihalal