Kebakaran Laundry di Kelapa Gading Timbulkan Kerugian Rp 300 Juta, Dua Karyawan Luka

- Rabu, 25 Maret 2026 | 20:05 WIB
Kebakaran Laundry di Kelapa Gading Timbulkan Kerugian Rp 300 Juta, Dua Karyawan Luka

Kebakaran melanda sebuah tempat laundry di Jalan Kelapa Nias Raya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (25/3/2026) siang. Dua karyawannya terluka dalam insiden ini, dan kerugian material diperkirakan mencapai angka yang fantastis. Polisi, tentu saja, langsung turun tangan untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi.

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, mengonfirmasi bahwa penyelidikan masih terus berjalan.

“Kami masih melakukan proses penyelidikan,” ujarnya, seperti dilansir Antara.

Menurutnya, petugas sudah memeriksa lokasi kejadian dengan saksama. Mereka memeriksa dan mengambil keterangan dari sejumlah saksi, tak lupa mengamankan barang bukti yang ada di TKP.

Api yang berkobar itu akhirnya berhasil ditaklukkan oleh petugas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Butuh usaha keras, lho. Mereka mengerahkan sepuluh mobil pemadam dengan lima puluh personel yang berjibaku. Api baru benar-benar padam sekitar pukul tiga lewat lima puluh tujuh menit sore.

“Pemadaman sudah selesai dan api dapat diatasi oleh petugas,” kata Kasiops Gulkarmat setempat, Gatot Sulaeman, dengan nada lega.

Kerusakannya cukup parah. Bayangkan saja, empat unit mesin cuci dan empat mesin pengering hangus. Satu unit kulkas, perangkat CCTV, dan sebuah mobil yang parkir di depan juga ikut jadi korban. Belum lagi tumpukan pakaian laundry pelanggan yang lenyap ditelan si jago merah. Gatot menduga kuat penyebabnya adalah kebocoran gas elpiji. Api yang membesar itu kemudian melahap toko laundry seluas 39 meter persegi.

“Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta,” katanya menyebutkan angka yang tak main-main.

Korban jiwa beruntungnya tak ada. Namun, dua karyawan harus menderita. Salah satunya, seorang pria berinisial YN, mengalami luka bakar cukup serius di bagian muka, leher, dan kedua tangannya.

“Korban ini mengalami luka bakar 18 persen dan dirujuk ke RSUD Koja,” jelas AKP Kiki Tanlim.

Korban kedua adalah seorang wanita, juga karyawan di tempat itu. Dia mengalami shock akibat kejadian mengerikan tersebut.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, awal mula bencana ini ternyata sederhana. Seorang kurir di laundry itu sedang ingin memasak air. Dia menggunakan kompor gas dengan tabung 3 kilogram. Entah bagaimana, tiba-tiba saja api menyembur dari kompor dan selang tabung gas. Dalam sekejap, jilatan api itu menjalar ke seluruh ruangan, mengubah segalanya jadi lautan api. Petugas damkar sendiri baru mendapat laporan dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.42 WIB. Satu jam lebih kemudian, baru situasi bisa dikendalikan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar