"Saya secara pribadi dan mewakili jajaran Pemerintah Kota Surabaya dan warga Kota Surabaya hari ini kehilangan seorang sahabat, seorang pimpinan yang luar biasa, seorang saudara yang selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat," ucap Eri di rumah duka.
Lebih lanjut, ia menambahkan, "Kami berdoa semoga Mas Adi diberikan tempat yang paling mulia, diberikan surganya Tuhan, dan kami juga, seluruh jajaran pemerintah kota dengan seluruh anggota DPRD, mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya dan menguatkan istri dan putra-putrinya."
Rangkaian Acara dan Penghormatan Terakhir
Eri dan rombongan meninggalkan rumah duka sekitar pukul 19.00 WIB, bersamaan dengan dilanjutkannya prosesi Misa Requiem yang dipimpin rohaniwan dari Paroki Roh Kudus Surabaya. Sebelumnya, jenazah telah tiba di Surabaya dari Jakarta sekitar pukul 16.43 WIB, disambut ratusan pelayat yang memadati lokasi.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menjelaskan bahwa jenazah akan diberi penghormatan terakhir di Kantor DPRD sebelum dimakamkan di TPU Keputih. Langkah ini sebagai bentuk penghormatan bagi sosok pelayan masyarakat.
"[Hal tersebut adalah sebagai bentuk] penghormatan terakhir, sebelum melepas kepergian sosok pelayan rakyat ke peristirahatan terakhir," jelasnya.
Fathoni juga menegaskan bahwa meski berduka, roda pemerintahan dan pelayanan DPRD akan terus berjalan sesuai amanah almarhum. Aktivitas legislatif tidak akan terganggu oleh musibah ini, sebagai bentuk komitmen melanjutkan perjuangan yang telah dirintis.
Artikel Terkait
Kuwait Tuduh Iran Serang Kapal Tanker Minyaknya di Dekat Dubai
Empat Tersangka Penganiayaan Aktivis KontraS Ditahan di Sel Maksimum Pomdam Jaya
Bareskrim Ungkap Perdagangan Emas Ilegal Senilai Rp 25,9 Triliun dari Kalbar hingga Papua
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik dan Presiden untuk Pelantikan dan Refleksi Nasional